Terkadang kita membutuhkan uang dalam jumlah yang lumayan untuk membiayai sebuah keperluan, sebut saja untuk merehab rumah. Dari mulai melakukan kredit bank belum juga mencukupi dana yang harus dipakai karena terbatas pada limit peminjaman.
Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan menggadaikan atau bahkan menjual beberapa aset yang kebetulan kita miliki, mulai dari perhiasan emas, atau kendaraan.
Saya punya pengalaman terkait bagaimana sulitnya menjual sebuah mobil yang saya miliki. Menjual mobil bekas memang tergantung pada selera pasar. Mulai dari merek, seri hingga warna cat mobil sangat mempengaruhi nilai purna jualnya.
Jika mobil yang kita miliki kebetulan menjadi trending dan sesuai dengan selera pasar alias banyak peminatnya, maka dalam waktu beberapa minggu akan segera laris manis.
Lain halnya, jika mobil bekas yang akan kita jual kurang diminati oleh pasar. Maka proses penjualan dan menemukan konsumen yang cocok akan memakan waktu berbulan-bulan. bisa 3 bulan, 6 bulan bahkan setahun.
Ketika saya berniat menjual mobil avanza merah maroon, saya mulai mempromosikan melalui teman-teman sekantor dan juga tidak lupa mendaftarkannya pada situs jual beli online seperti berniaga dan toko bagus (sekarang oxl.com). Tapi sampai batas akhir penayangan iklan gratis penjualan mobkas saya belum juga menemukan pembeli yang sesuai.
Setelah menawarkannya pada makelar jual beli mobil bekas, akhirnya penawar pun mulai berdatangan 1 per 1, namun setiap mereka melihat langsung mobil avanza tersebut yang menjadi perhatian utamanya adalah masalah warna cat mobil.
Kebetulan mobil avanza yang saya miliki berwarna merah maroon, sedangkan saat ini warna mobkas yang lagi ngetrend dipasaran adalah warna hitam dan silver. Akhirnya dengan kondisi demikian banyak penawar yang langsung balik kanan tanpa melakukan nego harga dengan alasan, nanti kami hubungi kembali pak.
Akhirnya pada bulan ke 5 datang juga pembeli yang pas dan cocok dengan warna mobil avanza saya. Seyelah melakukan negosiasi harga akhirnya mobil saya pun terjual dan resmilah saya tidak mempunyai mobil lagi tapi Alhamdulillah masih punya motor untuk keperluan transportasi keluarga.
Dari pengalaman saya ini, jika sobat hendak membeli mobil baru atau seken dan ada kemungkinan untuk dijual kembali maka perhatikanlah warna cat mobil yang akan sobat beli tersebut, karena jika sobat asal memilih warna mobil maka ketika hendak menjualnya kembali pasti akan kesulitan. Lain halnya jika mobil akan dipakai selamnya.
Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan menggadaikan atau bahkan menjual beberapa aset yang kebetulan kita miliki, mulai dari perhiasan emas, atau kendaraan.
Saya punya pengalaman terkait bagaimana sulitnya menjual sebuah mobil yang saya miliki. Menjual mobil bekas memang tergantung pada selera pasar. Mulai dari merek, seri hingga warna cat mobil sangat mempengaruhi nilai purna jualnya.
Jika mobil yang kita miliki kebetulan menjadi trending dan sesuai dengan selera pasar alias banyak peminatnya, maka dalam waktu beberapa minggu akan segera laris manis.
Lain halnya, jika mobil bekas yang akan kita jual kurang diminati oleh pasar. Maka proses penjualan dan menemukan konsumen yang cocok akan memakan waktu berbulan-bulan. bisa 3 bulan, 6 bulan bahkan setahun.
Ketika saya berniat menjual mobil avanza merah maroon, saya mulai mempromosikan melalui teman-teman sekantor dan juga tidak lupa mendaftarkannya pada situs jual beli online seperti berniaga dan toko bagus (sekarang oxl.com). Tapi sampai batas akhir penayangan iklan gratis penjualan mobkas saya belum juga menemukan pembeli yang sesuai.
Setelah menawarkannya pada makelar jual beli mobil bekas, akhirnya penawar pun mulai berdatangan 1 per 1, namun setiap mereka melihat langsung mobil avanza tersebut yang menjadi perhatian utamanya adalah masalah warna cat mobil.
Kebetulan mobil avanza yang saya miliki berwarna merah maroon, sedangkan saat ini warna mobkas yang lagi ngetrend dipasaran adalah warna hitam dan silver. Akhirnya dengan kondisi demikian banyak penawar yang langsung balik kanan tanpa melakukan nego harga dengan alasan, nanti kami hubungi kembali pak.
Akhirnya pada bulan ke 5 datang juga pembeli yang pas dan cocok dengan warna mobil avanza saya. Seyelah melakukan negosiasi harga akhirnya mobil saya pun terjual dan resmilah saya tidak mempunyai mobil lagi tapi Alhamdulillah masih punya motor untuk keperluan transportasi keluarga.
Dari pengalaman saya ini, jika sobat hendak membeli mobil baru atau seken dan ada kemungkinan untuk dijual kembali maka perhatikanlah warna cat mobil yang akan sobat beli tersebut, karena jika sobat asal memilih warna mobil maka ketika hendak menjualnya kembali pasti akan kesulitan. Lain halnya jika mobil akan dipakai selamnya.
No comments:
Post a Comment